Teh Dedeh Dan Rumah Inspirasi

Teh Dedeh Dan Rumah Inspirasi

Rumah yang menginspirasi itu adalah rumah yang hanya dibangun dengan bilik-bilik bambu, rumah sederhana yang dibagi menjadi dua bagian, bagian yang satu untuk keluarga dan satu bagiannya dijadikan tempat belajar Al-Qur’an oleh pemilikhya.

 

 

Sang anak pemilik rumah lah yang berinisiatif menjadikan rumahnya sebagai tempat belajar mengaji anak-anak di kampung itu. Usianya masih muda, ia baru lulus SMA tahun ini, sudah lama ia mengabdikan dirinya dan hartanya untuk mengajarkan ilmu agama dan mengajarkan al-quran pada anak-anak di kampungnya.

Ia adalah teh Dedeh, begitulah anak-anak memanggilnya, ada sekitar 30 lebih anak yang belajar dirumah teh Dedeh, anak-anak yang belajar disana hanya usia sekolah dasar.

 

 

Teh Dedeh mengajar anak-anak dengan suka rela ia tulus untuk mengajarkan Al-Qur’an dan ilmu agama pada anak-anak disekitar kampungnya. Ia tidak memungut biaya sepeserpun untuk anak-anak yang belajar ditempatnya, anak-anak yang belajar di rumahnya rata-rata adalah mereka dari keluarga tidak mampu.

 

 

Untuk waktu belajar anak-anak biasa datang ke rumah teh Dedeh dari jam 14.00 siang sampai jam 17.00, bahkan ia jadikan tempatnya seperti tempat les belajar untuk anak-anak.

Mengenai fasilitas belajar, kami dan tim menyaksikan bahwa tempat mengajar anak-anak di rumah teh Dedeh sangat kurang sekali dari segi fasilitas, dimana al-qur’an terletak dipojok tempat belajar tertumpuk dan dalam kondisi yang tidak layak begitupun dengan iqra sama kondisinya dalam keadaan yang sudah tidak lanyak. Begitupun dengan alas tempat mengaji hanya ditutupi dengan karpet plastic yang sedikit sudah usang dan bolong-bolong kecil.

 

 

Dan teh Dedeh pun menuturkan pada kami dengan kondisi ekonomi keluarga yang serba pas-pasan dan fokus bekerja diluar untuk membantu perekonomian keluarga, ia khawatir kalo anak-anak disini ia tinggalkan dan menutup pintu rumahnya untuk anak-anak datang belajar mengaji, ia khawatir anak-anak tidak mengenal al-qur’an karena ditempatnya hanya tempat teh Dedeh lah yang dijadikan tempat mengaji anak-anak.

 

 

Kami dan tim memutuskan bahwa tempat belajar teh Dedeh ini perlu dibantu baik dari segi fasilitas maupun dari segi pembinaan guru.

Melihat dari jumlah anak-anak yang belajar dan semangat teh dedeh dalam mengajar yang sangat tinggi, sayang sekali kalau dibiarkan begitu saja tanpa bantuan dan pembinaan.

Dan insyaAllah tim kami akan merancang pembinaan dan kurikulun untuk diterapkan di tempat belajar teh dedeh dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan tujuan yang jelas yang ingin dicapai.

Bagikan sekarang

Tinggalkan Balasan