Harapan Guru Binaan Tevis Di Tenagah Wabah Virus Covid-19

Harapan Guru Binaan Tevis Di Tenagah Wabah Virus Covid-19

Sejak maraknya wabah Covid-19 di Indonesia, banyak sekali dampak yang kita rasakan, baik secara materil maupun non-materil. Tampak jelas kekhawatiran masyarakat dan pemerintah dalam menghadapi wabah ini, apalagi dengan seiring bertambahnya jumlah korban yang terinfeksi.

 

Sebagaimana yang kita ketahui, betapa pemerintah melakukan berbagai upaya untuk menghadapi musibah bersekala nasioal, bahkan internasional ini. Bahkan secara langsung memberikan berbagai intruksi pada masyarakat melalui berbagai media dan surat edaran. Diantara intruksi yang disampaikan pemerintah adalah tentang pentingnya social distancing atau keharusan menghindari perkumpulan orang banyak, yang pada intinya adalah saling menjaga jarak. Hal ini tidak lain adalah unutk mengurangi kemungkinan penyebaran virus antar individu di tempat-tempat umum.

 

Menanggapi  intruksi tersebut, diterbitkan juga surat edaran dari Yayasan Tenda Visi menggenai intruksi untuk menonefektifkan pembelajaran di sekolah dan melakukan pembelajaran secara resitasi atau pemelajaran daring bila memungkinkan. Hal inilah juga yang menjadi acuan kami untuk menonefektifkan proses pembelajaran para adik asuh di MDT al-Fatih, Sipatahunan. Baleendah terhitung sejak hari Senin, 16 Maret 2020 sampai 29 Maret 2020 (surat pemberitahuan no 001/A/KSK/TEVIS/I/III/2020).

 

Oleh karena itu, sampai hari ini, tidak ada kegiatan yang diselenggarakan oleh Mdt Al-Fatih. Namun meskipun demikian Para guru tetap melakukan pemantauan terhadap para adik asuh melalui himbauan kegiatan mengaji di rumah dalam pengawasan orangtua masing-masing.

 

Mengenai penonefektifkan Proes Belajar Mengajar ini para guru menyatakan rasa khawatir mereka terhadap wabah virius corona, dalam penuturannya mereka  berharap agar virus ini segera berlalu sehingga PBM dapat berjalan seperti biasanya. Mereka pun berharap agar seluruh masyarakat Indonesia, terkhusus para adik asuh dan staf pengajar MDT al-Fatih selalu berada dalam lindungan Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

 

Tak dipungkiri bahwa wabah COVID-19 ini sangat berdampak pada operasional berbagai sektor di Negeri kita. Baik itu sektor ekonomi, pendidikan, social, dan tentunya kesehatan. Sudah tentu kita harus selalu berusaha untuk menjaga kesehatan diri kita dengan berbagai upaya, seerti membiasakan mencuci tangan, makan makanan yang bergizi dan menjaga jarak aman dalam keramaian. Namun, sebagai seorang muslim, tentunya kita harus tetap meyakini dan menyadari bahwa segala sesuatu itu adalah atas dasar ketetapan sang Khalik. Maka dengan adanya musibah ini semoga kita tetap dalam kesabaran dan menjadikan diri kita lebih bertakwa lagi kepada-Nya. Aamiin.

 

Bagikan sekarang

Tinggalkan Balasan