Perjuangan Tim Ambulans Membebaskan Bayi Kembar

Perjuangan Tim Ambulans Membebaskan Bayi Kembar

Alhamdulillah atas izin Allah. Pada hari Selasa (9/6) pukul 18.30 WIB kami mendapat kabar yang sangat membahagiakan.

Alkisah, pada hari Senin (8/6) pukul 12.00 WIB kami mendapatkan laporan dari Relawan wilayah barat, tepatnya saat berada di Pemda Kabupaten Bandung, Soreang. Laporan tersebut berisi tentang seorang lelaki yang menjabat sebagai ketua Rukun Warga di daerah Cicalengka sedang kebingungan menghadapi warganya yang mengalami persalinan secara sesar.

Dibalik hari bahagia itu atas hadirnya dua buah hati yang kembar nan lucu, menyisakan sedikit kecemasan bagi sang Ibu dan beberapa pihak lainnya yang terlibat.
Pasalnya Ibu yang tinggal di Cicalengka itu belum terdaftar sebagai penduduk nasional, alias tidak memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP), sehingga Ia tidak mempunyai hak layanan kesehatan dari negara. Maka, pasca melahirkan, bayinya pun harus tertahan sementara, tidak bisa pulang selama tiga hari

Selain kemiskinan yang melanda sang Ibu, pun sang suami yang sedang jauh merantau diluar pulau, membuat kecemasan semakin mengguncang sang Ibu..

Alhamdulillah atas izin Allah tim Ambulans Siaga Tevis dapat meredam kecemasannya dengan berhasil membebaskan sang bayi tanpa biaya. Haru bahagia pun dirasakan oleh semua pihak yang terlibat. Alhamdulillah..

Mudah-mudahan adek bayi kembar yang lucu itu bisa menjadi anak yang shalih/shalihah dan menjadi generasi terbaik ummat ini. Aamiin

Maa syaa Allah sekali kan sepak terjang perjuangan ambulans ini.. Jazaakumullahu khayr atas segenap tim dan relawan yang terlibat. Dan tidak lupa juga yang terus mendukung kami dalam kebaikan ini, mudah-mudahan Allah berikan pahala yang besar dan mudah-mudahan kita semua diistiqamahkan dalam kebaikan ini 🙂 Aamiin..

Masak Apa Nek Hari Ini?

Masak Apa Nek Hari Ini?

Hari ini (15/05/2020) Allah mengizinkan saya untuk ikut salah satu tim yang menyebar beras dan hidangan berbuka puasa untuk saudara kita yang yatim dan dhuafa. Sore hari, kami tiba di titik penyebaran terakhir hari ini, di daerah Cisanti, hulu sungai citarum. Hawa dingin begitu terasa di desa sederhana nan bersahaja ini.

Pkl 17.30 sekitar 15 menit sebelum adzan magrib berkumandang, sampailah kami di sebuah rumah sangat sederhana dari kayu. Seorang nenek tinggal bersama suaminya yang hanya bisa berbaring tak berdaya akibat penyakit yang entah apa, selama beberapa tahun ini. “Darimana Cep uangnya kalau mau periksa, jadi belum pernah Bapak diperiksa sakit apa?”
“Ibu hari ini shaum?”
“Alhamdulillah Shaum”

“Ibu udah masak?”
“Alhamdulillah Cep udah”

“Masak apa bu hari ini?”
“Ya seadanya aja Cep, yang ibu mampu”

Sengaja saya menengok ke dapur sang nenek, yang begitu sederhana, dengan kompor hawu. Di atas hawu, ada panci berisi air yang sedang dimasak. Juga ada sepiring nasi bekas di lantai dapur yang begitu sederhana itu, dengan sendok pertanda nasi bekas itu siap disantap. Yaa Allah, padahal adzan sebentar lagi berkumandang.

Saya pun kembali melihat wajah nenek yang kini menatap saya dengan teduhnya, mata yang kini begitu berkaca-kaca. Hampir-hampir air matanya tumpah ke pipi.

Yaa Allah, begitu girangnya nenek ketika kami memberikan paket rendang dan gulai untuk keluarga ini. Juga paket beras untuk keluarga Indonesia titipan engkau para sahabat tendavisi.

Terima kasih ya sahabat, atas izin Allah, Engkau telah membuat sepasang suami istri ini begitu bahagia. Kami menjadi saksi begitu gembiranya mereka, hingga doa-doa kebaikan untuk Engkau terus terucap dari lisan mereka.

Terima kasih ya sahabat, salam dan doa dari sang nenek untuk Engkau sekeluarga.

Friandha Insan Firdaus

Alhamdulillah Tim Relawan Tevis Berhasil Evakuasi Pasien Kabur Covid-19

Alhamdulillah Tim Relawan Tevis Berhasil Evakuasi Pasien Kabur Covid-19

Alhamdulillah, atas izin Allah Kamis (30/4/2020) yang lalu, tim kesehatan Tendavisi berhasil mengevakuasi seorang pasien PDP Covid-19 yang kabur dari RSUD Al-Ihsan Baleendah Kabupaten Bandung. Ia nekad memanjat pohon dari lantai dua kamar isolasi, untuk bisa kabur. Alhamdulillah, Tim Tendavisi dengan sigap langsung mncari pasien tersebut untuk dibawa kembali ke rumah sakit. Atas izin Allah, kami berhasil mengevakuasi pasien tersebut beberapa jam setelah ia berhasil kabur. Ia ditemukan sedang pijat santai di rumahnya daerah Banjaran Kabupaten Bandung.

Pasien yang kabur itu memang dikenal temperamental. Di dalam ambulans ia terus mengamuk. Berontak, tak terima ia dibawa kembali ke rumah sakit. Amukannya itu tak ayal membuat beberapa fasilitas ambulans rusak. Alas blangkar ambulans, sampai karpet pinyl anti bakteri yang terdapat dalam ambulans rusak.

Terima kasih kepada para donatur yang telah menjadi jalan kebaikan ini. Semoga Allah Subhanahu Wa ta’ala membalas dengan kenikmatan yang berlipat-lipat ganda. Aamiin

Alhamdulillah, Kampung Quran yang Diinisisasi Tenda Visi Indonesia Mendapat Apresiasi Banyak Pihak

Alhamdulillah, Kampung Quran yang Diinisisasi Tenda Visi Indonesia Mendapat Apresiasi Banyak Pihak

Yayasan Tenda Visi Indonesia pada Ahad (9/2/2020) menggelar seminar yang bertajuk Menjadi Keluarga Bercahaya Sampai Surga Bersama Al-Quran, bertempat di Grandsunshine Hotel and Resort, Soreang Kabupaten Bandung. Dalam kegiatan tersebut turut pula dilakukan sosialisasi Kampung Quran Salahudin Al-Ayyubi yang diinisiasi oleh Tenda Visi Indonesia.

Hadir dalam kegiatan tersebut para tokoh Kabupaten Bandung, entrepreneur muda, dan para donatur Yayasan Tenda Visi Indonesia. Bupati Kabupaten Bandung, H. Gun Gun Gunawan yang turut hadir dalam kegiatan tersebut mengapresiasi apa yang saat ini sedang dilakukan oleh Tenda Visi Indonesia, “Saya sangat mengapresiasi sekali para anak muda yang tergabung dalam Yayasan Tenda Visi Indonesia, dimana kepedulian terhadap sesama sangat dikedepankan, ditambah saat ini sedang melakukan proses Pembangunan Kampung Quran Salahudin Al-Ayyubi yang beralamat di Desa Jatisari, KEcamatan Cangkuang, Kabupaten Bandung”.

Gun Gun Gunawan mengatakan, “Kegiatan tersebut harus didukung terlebih kami selaku pihak pemerintahan, saya bersama Tenda Visi akan mewujudkan Kampung Quran, dan apapun yang bisa kami lakukan dan berikan mari bersama-sama”

Kampung Quran Salahudin Al-Ayyubi direncanakan akan dibangun di atas Lahan Wakaf, seluas sekitar satu hektar. Di atas lahan tersebut rencananya akan dibangun pondok pesantren, rumah yatim, dan rumah guru ngaji. Friandha Insan Firdaus, Pembina Tenda Visi Indonesia mengatakan, “Kami ingin mengadopsi semangat Salahudin Al-Ayyubi, sang pembebas Baitul Maqdis, karenanya Kampung Quran Salahudin Al-Ayyubi bertujuan untuk mencetak sosok hebat seperti Salahudin Al-Ayyubi di zaman ini”.

Dukungan terhadap apa yang dilakukan Tenda Visi juga datang dari Komunitas Ojek Online Indonesia. Ketua Wanita dan Istri Pengemudi Online Indonesia, sekaligus aktivis anak dan perempuan, Liliawati mengatakan, “Kami sangat apresiasi sekali terhadap Yayasan Tenda Visi Indonesia, dimana program-programnya di bidang sosial pendidikan yang sangat bagus sekali”

“Kalau orang tua yang menjalankan yayasan itu sangat lumrah, tetapi Tenda Visi Indonesia ini sangat luar biasa, para anak muda yang tidak mementingkan diri sendiri, mereka berjuang untuk masyarakat luas yang membutuhkan pertolongan,” kata Lili.  “Saya sangat terharu dan mengetahui kiprah mereka”, tambahnya.

Tenda Visi Indonesia merupakan lembaga amil yang seluruhnya memang dikelola anak-anak muda. Seluruh pengurusnya berusia di bawah 30 tahun, bahkan beberapa masih berusia belasan tahun. Sejak tahun 2018, Tenda Visi Indonesia resmi tercatat sebagai anggota Forum Zakat.

Kolaborasi Tenda Visi dan Sinergi Foundation untuk Umat

Kolaborasi Tenda Visi dan Sinergi Foundation untuk Umat

Alhamdulillah, di penghujung tahun 2019 ini, Selasa, 31 Desember 2019, Yayasan Tenda Visi Indonesia menandatangani MOU bersama Yayasan Semai Sinergi Umat (Sinergi foundation) terkait pengelolaan dana zakat. In sya Allah, di tahun 2020, Yayasan Tenda Visi Indonesia akan menyalurkan dana zakat untuk program Rumah Bersalin Cuma-cuma yang dikelola oleh Sinergi Foundation.

Rumah bersalin cuma-cuma, yang berdiri sejak 12 tahun silam, sudah melayani lebih dari 10 ribu penerima manfaat, dan delapan ribu angka kelahiran. Seratus persen, penerima manfaat program Rumah bersalin cuma-cuma, adalah warga dhuafa yang layak menerima zakat (asnaf zakat) di Bandung Raya, yang sudah diverifikasi secara faktual.

Hadir dalam penandatanganan ini antara lain, Ketua Yayasan Tenda Visi Indonesia, Ibrahim Munawar, Direktur SInergi Foundation, Asep Irawan, Ketua Dewan Pengawas Tenda Visi Indonesia Ustad Berry Syam Maulana, dan para pimpinan Rumah Bersalin Cuma-cuma.

Mudah-mudahan, kolaborasi ini, makin menambah nilai manfaat untuk umat, dan membuat negeri kita, diberkahi oleh Allah Subhanahu Wa ta’ala. Aamiin.

 

Aksi Ambulance untuk Beria

Aksi Ambulance untuk Beria

Serangan penyakit pada bagian dada bisa menyerang kapan pun dan dimana pun. Terlebih pada bagian jantung yang menjadi pusat kehidupan raga manusia. Seperti halnya yang dialami oleh Beria (25), warga Andir, Baleendah.

Keadaan ekonomi yang kurang memadai dan kondisi sang istri yang sedang hamil besar, menjadi sebuah tantangan bagi kami dalam menangani hal yang bersifat darurat.

Maka sudah menjadi kewajiban bagi kita dalam menjaga kesehatan dan kebugaran jasmani. Jadikan sebuah kesehatan menjadi jalan ibadah yang lebih maksimal. Tetaplah bersyukur atas apa yang menimpa diri. Dan juga tetap semangat dalam semua keadaan.

Salam Kemanusiaan,
Yayasan Tendavisi Indonesia
Berkarya-Berbagi-Menginspirasi

Semangat Pak Toto!

Semangat Pak Toto!

Bismillaah,

Pak Toto adalah lelaki paruhbaya yang biasa terkujur lemah. Usianya kini 50 tahun. Beliau beralamat di Kp. Parunghalang, RT/RW 12/02, Kel. Andir, Kec. Baleendah, Kab. Bandung.

Pada bulan Maret 2019 terjadilah banjir yang cukup besar di daerah Baleendah. Pak Toto ditemukan oleh relawan yang sedang patroli di kampung tersebut.
Ia dalam keadaan kedinginan. Terkujur kaku dengan raganya yang lemah. Tak punya tempat tinggal. Tidur dengan beralaskan tanah, tanpa atap dan dinding yang melindungi dan menghangatkan tubuhnya. Saat dievakuasi oleh tim relawan, Pak Toto dalam keadaan lumpuh.

Alhamdulillah oleh karena itu, relawan berinisiatif untuk membangunkan rumah layak huni untuk Pak Toto.

Kini Pak Toto hidup dalam hangatnya kebahagiaan berteduh.

Semangat Pak, mudah-mudahan sabarmu, membakar semangat kami dalam kemanusiaan 💪🏻 Salam Kemanusiaan,
Yayasan Tendavisi Indonesia
Berkarya-Berbagi-Menginspirasi

Temukan Bahagiamu dalam Senyum Mereka

Temukan Bahagiamu dalam Senyum Mereka

Terkadang kita bingung dan mencari tentang arti kebahagiaan… Banyak uang belum tentu bahagia.
Banyak teman dalam kehidupan, belum tentu juga.

Hidup enak dan banyak harta tidak menjamin hidupnya bahagia.. betul kan ?

Trus apa dong.. yang membuat bahagia?  Maka carilah kebahagiaan pada mereka

Seperti kemarin.
Saat kami menemukan kebahagiaan.

Berbagi dengan mereka, membuat mereka tersenyum bahagia, dan seketika kebahagiaan itu datang.

Alhamdulillah, atas izin Allah, betapa bahagianya, menyalurkan tas sekolah untuk mereka, para yatim dan dhuafa.

Dan jadilah orang yang paling Bahagia 😊

Informasi
0813-8843-4241

Salam,
Yayasan Tendavisi Indonesia
Berkarya-Berbagi-Menginspirasi