Ingin Kembali Belajar

Ingin Kembali Belajar

Bismillaah..

Assalamu’alaikum Kak…

Sudah lebih dari 3 bulan nampaknya pembelajaran di MDT Muhammad Al-Fatih terdampak karena adanya wabah covid-19. Mungkin bagi sebagian orang pembelajaran daring dapat menjadi solusi pembelajaran yang efektif di masa pandemi ini. Mereka tetap bisa belajar dan berinteraksi dengan gurunya meski jarak memisahkan. Materi-materi yang diberikanpun dapat tersampaikan lewat penggunaan media interaktif yang dapat di akses melalui komputer dan gadget.

Tapi semua itu tak bisa dirasakan oleh seluruh santri di MDT Muhammad Al-Fatih. Hanya segelintir dari mereka yang memiliki fasilitas gadget. Dari sedikit santri yang memilki gadget pun tak semuanya memilki akses internet. Kita pahami sendiri bahwa untuk melakukan pembelajaran daring diperlukan kuota internet yang cukup besar.

Seperti yang kita tahu, mayoritas anak-anak yang bersekolah di MDT Muhammad Al-Fatih merupakan mereka yang berstatus dhuafa. Jangankan untuk membeli kuota internet untuk pembelajaran daring, dapat makan tiga kali sehari dengan lauk pauk yang bergizi pun sudah merupakan hal yang mewah bagi mereka.

Satu hal yang mebuatku salut pada mereka. Ditengah keterbatasan ini selalu ada saja cara mereka untuk tetap dapat belajar. Ada yang ikut dengan temannya yang memiliki gadget, bahkan ada yang datang langsung ke Rumah Bu Ai untuk sekedar meminta materi ataupun soal-soal latihan.

Mungkin itulah yang terjadi ketika ilmu telah menjadi candu yang merasuki jiwa. Bila dihari-hari normal mereka bertemu dan belajar bersama, maka ditengah pandemi ini mereka pun tetap berjuang dan tolong menolong agar mereka tetap dapat belajar :’)

Sebagai penutup, ingin rasanya sedikit menyampaikan betapa bahagianya mereka ketika dapat kembali berkumpul untuk sekedar sedikit mengulang hafalan bersama, berbagi canda dan senyum bersama, sembari menerima laporan hasil belajar mereka selama semester ini. Lebih lengkapnya bisa Kakak-Kakak lihat di IGTV @tevis_id ya😊

Terimakasih kak telah menjadi partner kolaborasi kebaikan untuk para Adik-Adik Asuh…

Semoga Allah segera mengagkat wabah penyakit ini agar kita dapat kembali beraktivitas dengan nyaman. Aamiin…

Perjuangan Tim Ambulans Membebaskan Bayi Kembar

Perjuangan Tim Ambulans Membebaskan Bayi Kembar

Alhamdulillah atas izin Allah. Pada hari Selasa (9/6) pukul 18.30 WIB kami mendapat kabar yang sangat membahagiakan.

Alkisah, pada hari Senin (8/6) pukul 12.00 WIB kami mendapatkan laporan dari Relawan wilayah barat, tepatnya saat berada di Pemda Kabupaten Bandung, Soreang. Laporan tersebut berisi tentang seorang lelaki yang menjabat sebagai ketua Rukun Warga di daerah Cicalengka sedang kebingungan menghadapi warganya yang mengalami persalinan secara sesar.

Dibalik hari bahagia itu atas hadirnya dua buah hati yang kembar nan lucu, menyisakan sedikit kecemasan bagi sang Ibu dan beberapa pihak lainnya yang terlibat.
Pasalnya Ibu yang tinggal di Cicalengka itu belum terdaftar sebagai penduduk nasional, alias tidak memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP), sehingga Ia tidak mempunyai hak layanan kesehatan dari negara. Maka, pasca melahirkan, bayinya pun harus tertahan sementara, tidak bisa pulang selama tiga hari

Selain kemiskinan yang melanda sang Ibu, pun sang suami yang sedang jauh merantau diluar pulau, membuat kecemasan semakin mengguncang sang Ibu..

Alhamdulillah atas izin Allah tim Ambulans Siaga Tevis dapat meredam kecemasannya dengan berhasil membebaskan sang bayi tanpa biaya. Haru bahagia pun dirasakan oleh semua pihak yang terlibat. Alhamdulillah..

Mudah-mudahan adek bayi kembar yang lucu itu bisa menjadi anak yang shalih/shalihah dan menjadi generasi terbaik ummat ini. Aamiin

Maa syaa Allah sekali kan sepak terjang perjuangan ambulans ini.. Jazaakumullahu khayr atas segenap tim dan relawan yang terlibat. Dan tidak lupa juga yang terus mendukung kami dalam kebaikan ini, mudah-mudahan Allah berikan pahala yang besar dan mudah-mudahan kita semua diistiqamahkan dalam kebaikan ini 🙂 Aamiin..